Selasa, 26 April 2011

MANAJEMEN TEKNOLOGI INFORMASI

Sistem Informasi
 Sistem
 Suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan untuk menyelesaikan syaty sasarab tertentu
 Informasi
 Data yang diolah untuk di gunakan dalam proses pengambilan keputusan.
 Sistem Informasi
 Kombinasi teratur dari orang –orang, hardware, software jaingna komunikasi dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi.
Siklus Pengolahan Data
 Data : kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan
 Pengolahan : manipulasi dari data ke dalam bentuk yan glebih berguna dan berarti
 Informasi : hasil dari kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebiih berarti dari suatu kejadian
Pengembangan Siklus Pengolahan Data
 Origination : tahap yang berhubungan dengan proses pengumpulan data (pencatatan)
 Input : tahap proses memasukan data ke dalam computer lewat alat input
 Processing : tahap proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh alat proses
 Output : tahap proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data kea lat output
 Distribution : tahap penyebaran output ke pihak yang membutuhkan informasi
 Sorage : tahap proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar

KONSEP SISTEM INFORMASI
Definisi system
Untuk mendefinsikan system terdapat dua pendekatan yaitu yang menekankan pada komponen atau elemenya.
 Pendekatan system yang menekankan pada prosedurnya mendfinisikan system sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan , berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegitan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu. Prosedur adalah suatu urut-urutan operasi klerikal (tulis menulis) biasanya melibatkakn beberapa oran gdi dalam satu atau lebih depatermen, yang di terapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi.
 System yang menekankan pada komponen atau elemennya mendefinisikan system sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan terentu. Pendekatan system yang merupakan kumpulan elemen-elemen atau komponen-komponen atau subsistem- subsistem merupakan definisi yang lebih luas. Pendekatan system yang menekankan pada komponen akan lebih analisi dan perancangan suatu system.

Suatu system yang dibuat tentunya memilikui maksud tertentu. System dibuat untuk mencapai suatu tujuan (Goal) dan sasaran (objektive). Tujuan biasanya di hubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran biasanya dalam ruang lingkup yang lebih sempit.
SYARAT – SYARAT SISTEM
Syarat – syarat yan gharus di miliki oleh suatu system, yaitu :
1. System harus dibentuk untuik menyelesaikan suatu tujuan.
2. Elemen system harus mempuauai rencan yang di tetapkan
3. Adanya hubungan diantara elemen system
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi energy,dan material ) lebiah penting daripada elemen system.

KLASIFIKASI SISTEM
System dapat diklasifikasikan melalui bebrapa sudut pandang, diantarnya :
a. System diklasifikasikan sebagi System abstrak ( abstract system ) dan system fisik ( physical system)
- System abstrak adalah system yang berupa pemikiran atau ide- ide yang tidak tampak secar fisik, sedangkan system fisik merupakan system yang ada secara fisik .
b. System diklasifikasikan sebagai system alamiah (Natural system ) dan system buatan manusia ( human made system).
- Sistem alamiah adalah system yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia.
c. System diklasifikasikan sebagai system tertentu (deterministic system) dan system tak tertentu (Probabilis sistem).
- System tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah diprediksi, interksi diantara bagian-bagiannya dapat di prediksi dengan pasti, sehingga output dari system dapat diramalkan.
- System tak tentu adalah system yang kondisi masa depannnya idak dapt diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
d. System diklasifikasikan sebagai system tertutup (Close system ) dan system terbuka (Open system)
- System tertutup merupakan system yang tidakk berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkuanga luarnya. Secara teoritis system tertutup ini ada, tetapi kenyataanya tidak ada system yg benar-benar tertutup, tetapi yg ada hanyalah relatively closed system ( secara relative tertutup tetapi tidak benar –benar tertutup).
- System terbuka adalah system yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkuangan luarnya . system ini menerima input dan menghasilkian output untuk lingkuang luar atau subsistem yang lain.
DEFINISI DARI INFORMASIbu
Definisi klasik dari system informasi, dimana informasi tersebut adalah pengetahuan yang di peroleh dari data. Informasi merupakan data yang diolah menjadi bentuk yang lebiih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkakn suatu kejadian – kejadian dan kesatuan nyata.
KARAKTERISTIK DARI INFORMASI YANG BAIK
Informasi dapat diktakan baik jika memiliki criteria dan karakteristik sbb:
- Information must be pertinent
Informasi harus berhubungan, pernyataan informasi harus berhubungan dengan urusan dan masalah yg penting bagi penerima informasi (orang yang membutuhkan informasi tersebut)
- Information must be accurate
Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak memiliki bias atau menyesatkan, informasi yg dihasilkan harus mencerminkan maksudnya keakuratan infromasi seringkali bergantung pada keadaan.
- Information must be timely
Informasi harus ada ketika dibuthkan, informasi yg datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yg sudah using tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan
- Relevan
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang yang satu dengan yg lainnya pasti berbeda.

Nilai Informasi
Nilai dari informasi (value of information) di tentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendaptkan informasi tersebut suatu informasi dapt dikatakan bernilai bila manaanya lebih efektif di bandingkan degnan biaya untuk mendapatkannya.sebagian besar informasi idak dapat di taksir secara pasti nilai keuntunganya ( dalam satuan uang), tetapi kita dapt menaksir nilai efektifitas dari informasi tersebut. Pengukuran nilai informasi biasanya di hubungkan dengan analisi cost effectiveness atau cost benefit.

Sifat Dari Sistem Informasi
System informasi harus mempynyai beberapa sifat seperti :
1. Pemrosesan infromasi yg efektif. Hal ini berhubungan dengan pengujian terhadap data yang masuk, pemakaian perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai.
2. Manajemen informasi efektif dengan kata lain operasi manajemen, keamanan dan keutuhan data yang ada harus diperhatikan.
3. Keluwesan, system informasi hendaknya cukup luwes untuk menangani suatu macam operasi.
4. Kepuasan pemakai, hal yang palling penting adalah pemakai mendaptkan manfaat dan pusa terhadap system informasi.
KEMAMPUAN DARI SISTEM INFORMASI
Sistem informasi tentunya memiliki kemampuan sebagai berikut:
1. Memiliki kecepatan akses tinggi, high-volume , komputasi numeric
2. Menyediakan kecepatan komuniksi yang akurat dan kolaborasi dengan dan diantara organisasi
3. Menyimpan informasi dalamjumlah besar dan mudah untuk digunakan.
4. Akses yang cepat dan tidak mahal untuk mendaptkan informasi dan mendunia.
5. Fasilitas untuk menginterperstsaikan sejumalah data yang besar.
6. Meningkatkan efektifitas dan efisiensi dari orang – orang yang bekerja dalam kelompok dalam satu tempat atau dalam lokasi yang berbeda, diman saja.
7. Mengotomatisais proses bisnis dan pekerjaan manual.
OPERASI DASAR DARI SISTEM INFORMASI
Ada 4 opersi dasar dari sisem informasi,yaitu :
1. Mengumpulkan
2. Mengolah
3. Menyimpan
4. Menyebarkan informasi
Informasi mungkin dikumpukan dari lingkungan dalam atau luar dan memungkinkan didistribusikan ke dalamatau ke luar organisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar